07/06/13

Jangan Patahkan Rantingmu..



Aku tau, ada ranting yang mulai patah di sana..
namun, tak bisakah kau sedikit saja menoleh dari ranting itu?
Dan lihatlah di sini…
Di samping ranting yang rapuh itu..
Masih ada beribu-ribu ranting yang cabangnya begitu kokoh..
Mereka masih saling menguatkan..

Bukan mereka tak peduli dengan ranting yang patah tadi..
Bukan..
Kau salah..

Tapi karena mereka tak ingin mematahkan ranting yang lainnya..

Mengapa kau masih terpaku di sana?
Tak sudikah kau memandang bahwa di antara ranting yang patah itu ternyata tersimpan begitu banyak keindahan?
Masih ada beribu ranting yang kokoh..
Dan yang paling mengagumkan adalah, diantara ranting yang patah itu, terselip bunga yang begitu mempesona..

Itulah sumber kepedihan yang kau rasa saat ini..
Karena kau tak mampu mengubah cara pandangmu sendiri..

Gantilah lensa yang kau pakai saat ini..
Dan pandanglah sekali lagi dunia ini dengan lensa barumu itu..
Dan kau akan merasakan bahwa dunia dan sekelilingnya itu lebih indah dari yang kau kira..
Ubahlah cara pandangmu..
Karena itulah awal dari rasa bahagiamu..
Kebahagiaan itu, bergantung dari bagaimana caramu memandang semua yang ada di depanmu..
Jika kau menganggapnya positif, maka perasaan mu akan terbawa oleh pola pikir tersebut..

Sesungguhnya ALLAH pun bergantung pada apa prasangka ada pada hamba Nya
"Sesungguhnya Allah berfirman: "Aku sebagaimana prasangka hambaku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku."[HR.Turmudzi]

Husnudzon.. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar